Menurut kami, sebuah lembaga pendidikan yang ideal adalah lembaga pendidikan yang menerapkan sistem asrama kepada para peserta didiknya. Banyak sekali keuntungan yang bisa kita –para guru dan peserta didik– peroleh dari kehidupan berasrama di sekolah. Di antaranya adalah:

  • Melatih para siswa untuk dapat berpikir dan bersikap mandiri dan tidak lagi bergantung pada kedua orangtuanya. Jika seorang siswa menghadapi sebuah masalah, maka ia dituntut untuk bersikap dewasa dan bermusyawarah dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.
 
  • Memberikan kesempatan kepada pihak sekolah melalui para guru dan tenaga pengajarnya untuk dapat lebih memaksimalkan waktu dalam mendidik dan mengajarkan banyak ilmu dan pengalaman-pengalaman berharga kepada para siswa. Karena setelah jam pelajaran di sekolah usai, pihak sekolah masih dapat mengawasi segala bentuk kegiatan dan pergaulan para siswa di asrama melalui para pembina asrama yang ditugaskan khusus untuk mendampingi kehidupan para siswa selama di asrama.
 
  • Pihak sekolah melalui para pembina asramanya dapat dengan lebih mudah mengenali masing-masing pribadi dan karakter para siswanya. Dengan demikian, pihak sekolah akan lebih bisa memberikan solusi terbaik tentang bagaimana cara menghadapi setiap siswa. Karena kami percaya bahwa setiap siswa memiliki cara penanganan dan pendidikan yang berbeda, mengingat mereka adalah siswa-siswi yang datang dari daerah yang berbeda, dengan latar belakang keluarga, keyakinan, budaya dan tradisi yang berbeda, sehingga menghasilkan sifat dan karakter yang tentunya berbeda antara satu dengan yang lainnya. Oleh karenanya, kami sangat berhati-hati dan sungguh-sungguh memperhatikan setiap proses tumbuh kembang masing- masing mereka.
 
  • Menjauhkan para siswa dari sifat- sifat negatif seperti egois, individual, tidak peduli, acuh, cuek, dan sebagainya. Para siswa akan terlatih untuk menjadi seorang pribadi yang dermawan, peduli terhadap lingkungan, dan saling mengasihi antar sesamanya. Karena di dalam asrama, satu ruang kamar akan dihuni maksimal oleh 8 orang siswa dan minimal 6 orang siswa. Dengan demikian mereka akan menjadi seorang manusia yang beradab dan memiliki etika yang luhur. Ketika ada satu orang siswa yang sakit atau mengalami kesulitan, maka teman- temannya yang lain juga pasti akan merasakan penderitaan yang sama, dan dari sini mereka akan belajar tentang sebuah solidaritas, toleransi, dan kesetiakawanan.

Kegiatan asrama :

  1. Welcoming Night
    Kegiatan berupa ramah tamah antara siswa baru dengan siswa lama beserta seluruh pembina dan pengurus asrama di awal tahun ajaran baru.
  2. Last Day
    Halal bi halal seluruh penghuni asrama serta pelepasan kelas 12 dan kelas 9.
  3. Group Discussion
    Pada kegiatan ini siswa akan dibagi menjadi beberapa kelompok untuk membahas topik-topik yang menyangkut dengan keagamaan/moral bersama dengan pembina dan wali kelas.
  4. Tahsin dan Tahfidz
    Pada kegiatan ini siswa belajar mengenal tajwid dalam membaca Al Quran dibimbing langsung oleh pembinanya masing-masing. Setiap siswa diberikan target hafalan sesuai dengan kemampuan masing-masing siswa.
  5. Mabar (khusus siswa putra)
    Kegiatan fun yang diikuti oleh siswa dengan pembina, biasanya berupa main game online (catur, mobile legend dll) ataupun virtual running yang dilakukan secara rutin pada setiap bulannya.
  6. One night with Semesta
    Kegiatan yang dilaksanakan untuk memperingati hari besar nasional.
 
×

Hello!

Click one of our representatives below to chat on WhatsApp or send us an email to info@semesta.sch.id

× How can I help you?